Bimtek AKM SMP Tahap 4 Teknis Pelaksanaan Asemen Nasional | Simak Soal dan Referensi Jawaban

Bimtek AKM SMP Tahap 4 Teknis Pelaksanaan Asemen Nasional merupakan lanjutan dari Bimtek AKM SMP Tahap 3 Konsep Asesmen Nasional.

Pada Bimtek AKM SMP Tahap 4 Teknis Pelaksanaan Asemen Nasional, peserta bimtek akan melaksanakan 6 (enam) sub metari kegiatan yang wajib dipelajari secara berurutan, antara lain:
  1. Petunjuk dan Teknis Pelaksanaan Asesmen Nasional
  2. Kriteria Peserta Pelaksanaan Asesmen Nasional
  3. Merumuskan Butir Soal Asesmen Nasional
  4. Kuis Teknis Pelaksanaan Asesmen Nasional
  5. Perayaan Belajar dan Refleksi Topik 2: Teknis Pelaksanaan AN
  6. Refleksi Topik 2: Teknis Pelaksanaan AN

Bimtek AKM SMP Tahap 4 Teknis Pelaksanaan Asemen Nasional

Petunjuk dan Teknis Pelaksanaan Asesmen Nasional

Untuk Petunjuk dan Teknis Pelaksanaan Asesmen Nasional, Bapak Ibu Guru Jenjang SMP diminta untuk mencermati infografik perbedaan teknis pelaksanaan Asesmen Nasional dengan Ujian Nasional berikut ini.

Petunjuk dan Teknis Pelaksanaan Asesmen Nasional

Kriteria Peserta Pelaksanaan Asesmen Nasional

Kriteria Peserta Pelaksanaan Asesmen Nasional

Kriteria Peserta Pelaksanaan Asesmen Nasional akan diikuti oleh seluruh satuan pendidikan tingkat dasar dan menengah di Indonesia, serta program kesetaraan yang dikelola oleh PKBM. Di tiap satuan pendidikan, Asesmen Nasional akan diikuti oleh sebagian peserta didik kelas V, VIII, dan XI yang dipilih secara acak oleh Pemerintah. Untuk program kesetaraan, Asesmen Nasional akan diikuti oleh seluruh peserta didik yang berada pada tahap akhir tingkat 2, tingkat 4 dan tingkat 6 program kesetaraan.

Mengapa Asesmen Nasional hanya diikuti oleh sebagian siswa? 

Hal ini terkait dengan tujuan dan fungsi Asesmen Nasional. Asesmen Nasional tidak digunakan untuk menentukan kelulusan menilai prestasi siswa sebagai seorang individu. Evaluasi hasil belajar setiap individu siswa menjadi kewenangan pendidik. Pemerintah melalui Asesmen Nasional melakukan evaluasi sistem. Asesmen Nasional merupakan cara untuk memotret dan memetakan mutu sekolah dan sistem pendidikan secara keseluruhan. Karena itu, tidak semua siswa perlu menjadi peserta dalam Asesmen Nasional. Yang diperlukan adalah informasi dari sampel yang mewakili populasi siswa di setiap sekolah pada jenjang kelas yang menjadi target dari Asesmen Nasional.

Mengapa yang menjadi sampel adalah siswa kelas V, VIII dan XI? 

Hasil Asesmen Nasional diharapkan menjadi dasar dilakukannya perbaikan pembelajaran. Pemilihan jenjang kelas V, VIII dan XI dimaksudkan agar siswa yang menjadi peserta Asesmen Nasional dapat merasakan perbaikan pembelajaran ketika mereka masih berada di sekolah tersebut. Selain itu, Asesmen Nasional juga digunakan untuk memotret dampak dari proses pembelajaran di setiap satuan pendidikan. Murid kelas V,VIII, dan XI telah mengalami proses pembelajaran di sekolahnya, sehingga sekolah dapat dikatakan telah berkontribusi pada hasil belajar yang diukur dalam Asesmen Nasional. 

Perlu diketahui, selain peserta didik, Asesmen Nasional juga akan diikuti oleh semua guru dan kepala sekolah di setiap satuan pendidikan. Informasi dari peserta didik, guru, dan kepala sekolah diharapkan memberi informasi yang lengkap tentang kualitas proses dan hasil belajar di setiap satuan pendidikan. Sementara Asesmen Kompetensi Minimum untuk pendidikan kesetaraan berfungsi sebagai ujian kesetaraan.

Merumuskan Butir Soal Asesmen Nasional

Pada aktivitas ini, Bapak Ibu peserta Bimtek Asesmen Kompetensi Minimum Jenjang SMP akan mempelajari secara khusus, bagaimana butir-butir soal yang akan diberikan dalam Asesmen Nasional, khususnya Asesmen Kompetensi Minimum (AKM).

AKM merupakan bagian dari Asesmen Nasional yang mencakup asesmen kompetensi mendasar, yaitu literasi membaca dan asesmen kompetensi numerasi.

Bentuk Soal AKM

Bentuk soal Asesmen Nasional AKM,  terdiri dari pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian singkat dan uraian.
  1. Pilihan ganda, siswa hanya dapat memilih satu jawaban benar dalam satu soal. 
  2. Pilihan ganda kompleks, siswa dapat memilih lebih dari satu jawaban benar dalam satu
  3. Menjodohkan, siswa menjawab dengan dengan cara menarik garis dari satu titik ke titik lainnya yang merupakan pasangan pertanyaan dengan jawabannya.
  4. Isian singkat, siswa dapat menjawab berupa bilangan, kata untuk menyebutkan nama benda, tempat, atau jawaban pasti lainnya. 
  5. Uraian, siswa menjawab soal berupa kalimat-kalimat untuk menjelaskan jawabannya.
Murid kelas V akan mengerjakan 30 butir soal untuk mengukur kompetensi literasi membaca dan 30 butir soal untuk mengukur kompetensi numerasi. Sedangkan siswa kelas VIII dan XI akan mengerjakan 36 butir soal untuk mengukur kompetensi literasi membaca dan 36 butir soal untuk mengukur kompetensi numerasi.

AKM dilaksanakan secara adaptif, sehingga setiap siswa akan menempuh soal yang sesuai dengan tingkat kemampuan siswa itu sendiri. AKM mengukur kompetensi mendasar yang perlu dipelajari semua siswa tanpa membedakan peminatannya. Oleh karena itu seluruh siswa akan mendapat soal yang mengukur kompetensi yang sama. Keunikan konteks beragam materi kurikulum lintas mata pelajaran dan peminatan tercermin dalam ragam stimulus soal-soal AKM.

AKM disusun berdasarkan indikator-indikator kompetensi yang membentuk lintasan kompetensi hasil belajar yang bersifat kontinum. Pusat Asesmen dan Pembelajaran Kemdikbud menyediakan contoh soal AKM pada laman: https://pusmenjar.kemdikbud.go.id/akm.

Kuis Teknis Pelaksanaan Asesmen Nasional

Pada tahap ini, Bapak Ibu peserta Bimtek Asesmen Kompetensi Minimum Jenjang SMP akan mengikuti kuis Teknis Pelaksanaan Asesmen Nasional untuk mengukur pemahaman belajar.

Sebagai bahan referensi, terdapat beberapa pernyataan, Peserta Bimtek Asesmen Kompetensi Minimum Jenjang SMP diminta untuk memilih pernyataan tersebut benar atau salah.

Soal dan Referensi Jawaban Kuis Teknis Pelaksanaan Asesmen Nasional

[01] Bentuk soal AN adalah pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, isian singkat, uraian dan menjodohkan.
  • 👍Benar
  • Salah
[02] Bentuk soal dalam Asesmen Kompetensi Minimum merupakan bentuk soal yang tidak dapat diselesaikan dengan mengandalkan hafalan.
  • 👍Benar
  • Salah
[03] Pelaksanaan Asesmen Nasional terdiri dari tes literasi dan tes numerasi.
  • Benar
  • 👍Salah
[04] AKM dilaksanakan secara adaptif artinya siswa bebas memilih topik dan tingkat kesulitan soal.
  • Benar
  • 👍Salah
[05] Kepala sekolah dan guru juga akan mengikuti Asesmen Nasional.
  • 👍Benar
  • Salah
[06] Asesmen Nasional tidak dilakukan pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini
  • 👍Benar
  • Salah
[07] Asesmen Nasional tidak digunakan untuk menentukan kelulusan menilai prestasi siswa sebagai seorang individu.
  • 👍Benar
  • Salah
[08] Asesmen Kompetensi Minimum diberikan pada siswa ditengah jenjang pendidikan bukan di akhir. Dengan demikian siswa masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki capaian kompetensinya.
  • 👍Benar
  • Salah
[09] Keunikan konteks beragam materi kurikulum lintas mata pelajaran dan peminatan tercermin dalam ragam stimulus soal-soal AKM.
  • 👍Benar
  • Salah
[10] Asesmen Kompetensi Minimum disusun berdasarkan indikator-indikator kompetensi yang membentuk lintasan kompetensi.
  • 👍Benar
  • Salah

Perayaan Belajar dan Refleksi Topik 2: Teknis Pelaksanaan AN

Pada tahap Perayaan Belajar dan Refleksi Topik 2: Teknis Pelaksanaan AN ini, peserta diminta untuk merefleksikan materi yang telah dipelajari, yaitu dengan memberikan tanggapan berdasarkan soal atau pertanyaan.

Soal dan Referensi Jawaban Perayaan Belajar dan Refleksi Topik 2: Teknis Pelaksanaan AN

  • Soal atau Pertanyaan Refleksi
    Menurut Anda, apa informasi penting yang Anda peroleh setelah mempelajari materi pada topik pelaksanaan Asesmen Nasional? Silakan tulis refleksi Anda pada kolom yang tersedia.
  • Referensi Jawaban Refleksi
    Peserta Asesmen Nasional atau AN yaitu: Seluruh satuan pendidikan, Tidak semua murid, dan Pemilihan peserta berupa sampel secara acak. Jenjang pelaksanaan Asesmen Nasional ini terdiri dari SD/MI dan Paket A/ULA, SMP/MTs dan Paket B/Wustha, SMA/SMK/MA dan Paket C/Ulya. Pelaksanaan Asesmen Nasional dilaksanakan selama 2 hari.

    Secara Teknis Pelaksanaan Asesmen Nasional dilaksanakan Berbasis Komputer dan Bersifat Adaptif, yaitu pertanyaan yang disajikan bergantung pada kemampuan siswa.

    Bentuk soal Asesmen Nasional AKM, terdiri dari pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian singkat dan uraian. (a) Siswa hanya dapat memilih satu jawaban benar dalam satu soal, (b) Siswa dapat memilih lebih dari satu jawaban benar dalam satu, (c) Siswa menjawab dengan dengan cara menarik garis dari satu titik ke titik lainnya yang merupakan pasangan pertanyaan dengan jawabannya, (d) Siswa dapat menjawab berupa bilangan, kata untuk menyebutkan nama benda, tempat, atau jawaban pasti lainnya, (e) Siswa menjawab soal berupa kalimat-kalimat untuk menjelaskan jawabannya.

    Asesmen Nasional juga akan diikuti oleh semua guru dan kepala sekolah di setiap satuan pendidikan. Informasi dari peserta didik, guru, dan kepala sekolah diharapkan memberi informasi yang lengkap tentang kualitas proses dan hasil belajar di setiap satuan pendidikan. Sementara Asesmen Kompetensi Minimum untuk pendidikan kesetaraan berfungsi sebagai ujian kesetaraan.

Jika referensi jawaban dianggap sesuai, silahkan copy dan paste pada kolom Refleksi Topik 2: Teknis Pelaksanaan AN.

Tekan Finish Quiz jika sudah menuliskan hasil refleksi pada kolom, Klik Untuk Melanjutkan kemudian klik Tandai Telah Selesai untuk memastikan bahwa Bimtek AKM SMP Tahap 4 Teknis Pelaksanaan Asemen Nasional sudah selesai dilaksanakan.

Post a Comment

0 Comments