22 Sekolah Di Lamongan Yang Belum Sinkronisasi Dapodik Per 28 April 2020

22 Sekolah Di Lamongan Yang Belum Sinkronisasi Dapodik Per 28 April 2020. Data tersebut Admin sengaja pilah dari jumlah total keseluruhan lembaga.

Per tanggal 28 April 2020, terdapat 2.896 sekolah atau lembaga yang belum melakukan sinkronisasi baik Negeri atau Swasta di masing-masing jenjang satuan pendidikan.

Admin Guru Didkas Lamongan sengaja menelisik informasi tersebut  melalui laman berita Data Pokok Pendidikan Dasar dan Menengah. (Simak sumber: https://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/berita/2-896-sekolah-belum-melakukan-sinkronisasi-dapodik-per-tanggal-28-april-2020).

Jumlah 2.896 tersebut merupakan jumlah total secara global dari keseluruhan sekolah atau lembaga yang belum mengirimkan.

22 Sekolah Di Lamongan Yang Belum Sinkronisasi Dapodik
Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020 akan ditutup tanggal 10 Mei 2020

Untuk Jawa Timur sendiri berjumlah 248 sekolah yang belum mengirimkan hasil sinkronisasi dapodik dan untuk wilayah Kabupaten Lamongan sendiri berjumlah 22 sekolah.

22 Sekolah Di Lamongan Yang Belum Sinkronisasi Dapodik

Terdapat 13 kecamatan dari 22 sekolah di Lamongan yang belum sinkronisasi Dapodik baik Negeri maupun Swasta, diantaranya:
  1. Kecamatan Babat
    SMK TERPADU AL-MUBTADI`IN Banaran, status Swasta. 
  2. Kecamatan Bluluk
    SMK BAITUSSALAM BLULUK, status Swasta.
    SMKS UNGGULAN AL-MANSHURIYAH, Status Swasta. 
  3. Kecamatan Brondong
    SD ISLAM TERPADU INSAN MULIA, status Swasta.
    SMP ISLAM MAMBAUL ULUM, status Swasta. 
  4. Kecamatan Laren
    SDI AL ROSYID, status Swasta. 
  5. Kecamatan Maduran
    SMK FATHUL HIDAYAH, status Swasta. 
  6. Kecamatan Modo
    SD NEGERI 1 SUMBERAGUNG, status Negeri. 
  7. Kecamatan Ngimbang
    SMP MUHAMMADIYAH 30 NGIMBANG, status Swasta. 
  8. Kecamatan Paciran
    SMK ENTREPRENEUR AL - AZHAR, status Swasta.
    SMKS TERPADU TARBIYATUT THOLABAH, status Swasta.
    SMP BILINGUAL DARUL JANNAH AL-MA`WA, status Swasta.
    SMP MUHAMMADIYAH 28 PACIRAN, status Swasta.
    SMPS BILINGUAL AL AZHAR, status Swasta. 
  9. Kecamatan Pucuk
    SMKS ROUDLOTUS SHOLIHIN PUCUK, status Swasta. 
  10. Kecamatan Solokuro
    SD NEGERI SOLOKURO, status Negeri.
    SMAS MANGGALA SAKTI, status Swasta. 
  11. Kecamatan Sukodadi
    SMK BUSTANUL THULLAB, status Swasta.
    SMP SABILILLAH, status Swasta. 
  12. Kecamatan Tikung
    SMP PANCA MARGA, status Swasta. 
  13. Kecamatan Turi
    SMP AL-MA RUF, status Swasta.
Dari 13 kecamatan atau 22 sekolah yang belum mengirimkan data melalui sinkronisasi Dapodik, untuk segera melakukan sinkronisasi menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen dengan versi yang terbaru yakni versi 2020.

Simak gambar laporan data berikut:
 
22 Sekolah Di Lamongan Yang Belum Sinkronisasi Dapodik Per 28 April 2020
22 Sekolah Di Lamongan Yang Belum Sinkronisasi Dapodik Per 28 April 2020

Namun apabila diketahui terdapat sekolah yang tidak beroperasi, maka Dinas Pendidikan Kabupaten atau Kota bekerja sama dengan pengawas sekolah binaan yang bersangkutan untuk melakukan koordinasi kepada LPMP agar data sekolah tersebut ditandai non-aktif.

Bagi sekolah yang sudah ditandai non-aktif, tidak akan terhitung pada progres pengiriman data Dapodik sesuai dengan laporan dari Dinas masing-masing Kabupaten atau Kota.

Simak atau unduh data wilayah Jawa Timur yang belum melakukan sinkronisasi Dapodik Per 28 April 2020 pada tautan atau link berikut: Unduh Data.

Semoga, dengan adanya informasi diatas, maka masing-masing sekolah dapat melakukan proses sinkronisasi. Mengingat sinkronisasi menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020 akan ditutup pada Minggu, 10 Mei 2020 pukul 23.59 WIB.

Post a Comment

0 Comments