Hujan Tak Kunjung Tiba, SD Negeri Kranji 3 Paciran Lamongan Lakukan Shalat Istisqo

Hujan tak kunjung tiba, langit yang setiap hari cerah dan panas terik menyengat hingga bulan Nopember 2019, tak menyurutkan niat SD Negeri Kranji 3 Paciran di wilayah pesisir utara Lamongan dalam melaksanakan 2 (dua) Rakaat Shalat Istisqo (meminta hujan) kepada Allah SWT.

Pelaksanaan Shalat Istisqo di halaman sekolah oleh seluruh warga sekolah baik siswa-siswi kelas 1 sampai dengan kelas 6 dan seluruh Pendidik di SD Negeri 3 Kranji Paciran Lamongan siang tadi di pimpin oleh Guru Pendidikan Agama Islam dan didukung sepenuhnya oleh Kepala Sekolah. (01/01/2019)

Sehari sebelumnya. Kamis (31/10/2019) sebelum jam pulang, Moh. Nasihun Amiin, S.PdI (Guru PAI meminta ijin terlebih dahulu kepada Muhkarom, S.Pd selaku Kepala Sekolah, agar besok pada hari Jum'at dilaksanakan kegiatan Shalat Istisqo dengan membawa perlengkapan shalat sebagaimana mestinya. Pemberian materi singkat tentang tata cara pelaksanaan juga disampaikan kepada Kepala Sekolah agar siswa-siswi mengerti dan mengetahui bagaimana tata cara melaksanakan kegiatan shalat istisqo seperti apa?

SD Negeri Kranji 3 Paciran Lamongan Lakukan Shalat Istisqo

SD Negeri Kranji 3 Paciran Lamongan Lakukan Shalat Istisqo

Dukungan Kepala Sekolah terjawab dengan mengumumkan ke masing-masing kelas bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut dilaksanakan pada siang hari menjelang pulang.

Penjelasan singkat di halaman sekolah oleh Guru PAI tentang apa itu shalat istosqo dan bagaimana tata cara pelaksanaan juga disampaikan kepada seluruh siswa dan siswi, bahwa shalat istisqo atau meminta hujan merupakan shalat sunnah yang bertujuan meminta kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan. Hukum shalat istisqo ini adalah sunnah muakkad, yang artinya bahwa ibadah ini derajatnya sangat dianjurkan.

Guru PAI SD Negeri Kranji 3 Paciran Lamongan juga menjelaskan sebelum pelaksanakan shalat istisqo ini dilaksanakan, dianjurkan untuk berpuasa selama 3 (tiga) hari berturut-turut dan selama berpuasa agar memperbanyak amal ibadah dan memperbanyak istighfar, kemudian pada hari ke 4 (empat) barulah melaksanakan shalat istisqo di tanah lapang dengan memakai pakain sederhana tanpa wangi-wangian.

Guru PAI juga menambahkan, bahwa tata cara shalat istisqo dilakukan seperti shalat id, diawali dengan membaca niat (Usholli sunnatal istisqo'i rokataini imaman/ma'muman lillahi ta'aala). Namun pada pelaksanaan khutbah dan tahapan setelahnya ada perbedaan antara shalat Id dengan shalat istisqo. Pungkasnya.

Menurut salah satu guru SD Negeri Kranji 3 Paciran Lamongan yang berhasil Admin Guru Dikdas Lamongan konfirmasi. Bahwa pelaksanaan shalat istisqo ini didukung penuh oleh Muhkarom, S.Pd selaku Kepala Sekolah beserta guru dan tenaga pendidik SD Negeri Kranji 3 Paciran Lamongan yang merupakan salah satu dari sekian penanaman nilai-nilai ilmu keagamaan yang patut ditanamkan sejak dini kepada siswa-siswi agar diterapkan dan dipraktekkan untuk mewujudkan siswa-siswi yang berkarakter.*)

Post a Comment

0 Comments