Ayo! Laksanakan Kegiatan Sumpah Pemuda Dengan Pendidikan Karakter

Sumpah Pemuda merupakan salah satu tonggak utama dalam sejarah menuju pergerakan kemerdekaan Indonesia. Tonggak pergerakan sejarah yang dianggap sebagai perwujudan ikrar kristalisasi semangat pemuda-pemudi untuk menegaskan cita-cita berdirinya sebuah Negara Indonesia.

Bentuk perkumpulan, semangat, perjuangan, pengorbanan, kesatuan pemuda-pemudi, kedewasaan, bermusyawarah, memutuskan hasil, melaksanakan putusan, merupakan gerakan menuju perubahan, dan pada tahun 1928 menjadi tahun ditetapkan lahirnya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

Kata-kata bersejarah yang mampu menggetarkan semangat dan mampu membangun pemuda-pemudi menuju pergerakan kemerdekaan Indonesia dan hingga saat ini tercantum pada dinding Meseum Sumpah Pemuda itu masih menggunakan ejaan lama.
  • Pertama:
    Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
     
  • Kedoea:
    Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
     
  • Ketiga:
    Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Seiring dengan kemajuan dan pesatnya perubahan zaman yang semakin maju, penanaman pendidikan karakter yang di tempa sejak dini menjadi penanaman sejarah tersendiri yang ditanamkan pada anak. Bentuk kegiatan yang tidak hanya cukup dilaksanakan hanya sekedar upacara tapi juga mampu memberikan nilai-nilai luhur yang ditanamkan.


Jangan sampai sejarah hanya tinggal cerita yang dapat diucapkan saja, tetapi dengan sejarah kita mampu menggugah semangat yang terus berkobar demi rasa persatuan dan kesatuan.

Kegiatan Sumpah Pemuda Dengan Pendidikan Karakter

Menjadi nilai-nilai luhur dan penggugah semangat tiada henti sebagai upaya peningkatan kualitas sebuah bangsa, jiwa patriot dan penanaman nasionalisme yang kuat dan harus tetap terjaga agar selalu eksis memegang teguh nilai-nilai luhur sebuah historis sejarah, agar perjalanan generasi ke generasi tetap memiliki nilai-nilai karakter kebangsaan, penanaman perwujudan dapat ditanamkan terus menerus sejak dini melalui berbagai kegiatan.

Dibutuhkan peran. Instansi Pendidikan maupun instansi-instansi pemerintahan dapat melaksanakan dengan kegiatan upacara, apel, atau bentuk kegiatan lain yang mampu mengingat sebuah tonggak proses perjalanan sejarah menuju perubahan. Menjadi ironi tersendiri jika nilai sebuah sejarah perjuangan hanya sebatas angan saja saat ini.

Menjaga keutuhan, persatuan, rasa nasionalisme dibutuhkan tali dan genggaman tangan yang erat dan kuat dalam mewujudkan warisan perjuangan yang tak cukup hanya sampai hari ini tetapi juga generasi selanjutnya yang tetap harus di pupuk sejak dini.

Harapan pelaksanaan kegiatan Sumpah Pemuda yang dapat dilaksanakan di Instansi Pendidikan baik jenjang SD, SMP, SMA Sederajat diharapkan mampu menggugah semangat karakter yang dapat ditanamkan kepada seluruh peserta didik akan sebuah perjalanan bangsanya sendiri, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang tak akan lupa sejarah bangsanya sendiri.

Semoga, melalui pelaksanaan kegiatan Sumpah Pemuda dengan pendidikan karakter menjadi penanam semangat pada generasi selanjutnya yang tetap dan harus di ingat sebagai perwujudan ikrar kristalisasi semangat pemuda-pemudi untuk menegaskan cita-cita berdirinya sebuah Negara Indonesia.

Post a Comment

0 Comments